| Senin - Sabtu | : | 09:00 - 20:00 WIB |
| Minggu | : | 09:00 - 21:00 WIB |
Rumah kontemporer termasuk jenis desain rumah yang sedang populer. Kendati begitu, banyak orang masih menyamakannya dengan rumah modern. Bagi Anda yang belum sepenuhnya memahami perbedaan keduanya, simak panduan dari Jakarta Garden Parcel ini sebelum memilih.

Pada dasarnya, pengertian rumah kontemporer adalah rumah yang mengikuti gagasan desain pada masa kini. Jadi, “kontemporer” bukan nama gaya yang berpatokan pada satu bentuk baku.
Lebih tepatnya, istilah ini dimaksudkan sebagai pendekatan desain yang mengikuti perkembangan arsitektur, teknologi, kebutuhan penghuni, dan selera pada suatu zaman.
Artinya, tampilan rumah bergaya ini dari dekade 80-an boleh berbeda dengan yang ada pada tahun 2026 dan seterusnya. Pasalnya, standar kontemporer terus berubah.

Berikut beberapa ciri rumah kontemporer yang bisa Anda cermati:
Ciri utama rumah ini terletak pada massa bangunan yang bersih dan geometris. Kubus, balok, tumpukan bidang, atau permainan volume sering muncul. Walaupun begitu, bentuknya tidak harus sesederhana rumah modern.
Sementara itu, desain fasad rumah kontemporer menonjolkan garis horizontal dan vertikal yang tegas. Ornamen yang berlebihan dihindari agar tampilan rumah tetap rapi.
Salah satu ciri yang paling mudah terlihat adalah jendela dan bukaan yang besar. Kaca besar digunakan agar cahaya alami dapat masuk dan menghubungkan interior dengan halaman secara visual.
Bagian penting dari komposisi rumah meliputi teras, taman, balkon, dan halaman. Pintu kaca berukuran besar atau bukaan lebar dapat menyamarkan sekat antara ruang dalam dan ruang luar.
Dalam satu rumah, beton, kaca, kayu, batu alam, dan logam dapat digunakan bersama-sama. Yang menarik, material-material itu dibiarkan menampilkan karakter alaminya dan tidak ditutupi oleh ornamen yang berlebihan.
Teknologi rumah pintar dapat menjadi elemen desain pada rumah modern. Justru aspek teknologi yang membuat pengertian kontemporer terus berubah seiring berjalannya waktu.
.

Rumah desain kontemporer punya sejumlah kelebihan berikut yang menjadikannya istimewa.
Denah rumah tidak terpaku pada sekat ruang yang kaku. Hasilnya, ruang keluarga, ruang makan, dapur, teras, dan area lainnya dapat saling terhubung.
Alasannya, kebutuhan penghuni terus berubah. Contohnya, ruang yang sekarang menjadi tempat kerja bisa berubah fungsi menjadi kamar anak di masa depan.
Artinya, desain rumah juga memberi ruang untuk penyesuaian sesuai dengan perubahan aktivitas penghuninya.
Dengan jendela dan bukaan yang besar, sinar matahari dapat masuk lebih banyak. Udara pun dapat mengalir lebih baik.
Bukan hanya rumah yang menjadi terang dan lapang. Pemanfaatan cahaya dan udara alami dapat mengurangi ketergantungan pada lampu dan AC.
Biasanya, halaman, taman, teras, atau balkon dianggap sebagai ruang sisa, tetapi di rumah ini semuanya justru menjadi bagian penting. Pintu kaca besar juga digunakan untuk mengaburkan batas antara indoor dan outdoor.
Rumah akhirnya terasa lebih luas karena pemandangan dari dalam ke luar tidak terhalang oleh dinding.
Karena desainnya tidak kaku pada satu bentuk saja, rumah lebih mudah mengakomodasi perkembangan teknologi dan kebutuhan hunian.

Ada beberapa kekurangan desain pada rumah ini yang perlu menjadi perhatian, di antaranya:
Walaupun materialnya mempercantik tampilan rumah, perawatannya justru menjadi lebih rutin. Kaca berukuran besar, misalnya, lebih cepat berdebu dan menjadi kotor. Kalau jenis materialnya makin banyak, karakter perawatan yang perlu Anda perhatikan juga bertambah.
Rumah menjadi terang dan terkesan luas berkat bukaan besar, namun konsekuensinya adalah area dalamnya lebih mudah terpantau dari luar. Terlebih jika rumah menghadap langsung ke jalan atau rumah tetangga.
Selain itu, kenyamanan rumah berkaca besar sangat bergantung pada orientasi bangunan yang tepat. Kalau aspek ini diabaikan, panas matahari bisa masuk berlebihan dan ruangan justru terasa lebih gerah.
Desain yang mengikuti arus zaman ibarat pedang bermata dua. Mudah disesuaikan, namun elemen yang sekarang tampak sangat kekinian belum pasti tetap demikian di kemudian hari. Risiko ini makin besar bila desain terlalu terikat pada tren yang sedang populer.

Gaya arsitektur rumah kontemporer bisa Anda jumpai pada unit-unit di cluster Vastu, Jakarta Garden City. Bangunannya tiga lantai dan tampil kekinian, sedangkan fasadnya mengandalkan geometri garis vertikal-horizontal, atap datar, nuansa warna alami, serta bukaan jendela yang besar.
Dengan begitu, estetika bukan satu-satunya nilai yang ditonjolkan, karena fungsi ruang juga termasuk dalam konsepnya.
Daya tarik lainnya dari Vastu adalah penghuni mendapatkan fasilitas kota yang mandiri, di samping fasilitas cluster.
Di kawasan JGC juga tersedia fasilitas:
Pendidikan,
Kesehatan,
Pusat perbelanjaan,
Area komersial,
Kuliner,
Dan fasilitas publik lainnya.
Keluarga pun dapat menikmati gaya hidup yang praktis dan nyaman karena fasilitas penting yang terjangkau di lingkungan tempat tinggal.
Jika semua keunggulan itu sesuai dengan prioritas kebutuhan Anda, jadikan Vastu sebagai pilihan rumah kontemporer Anda. Hubungi kami untuk memperoleh rekomendasi tipe terbaik sekaligus menjadwalkan kunjungan untuk melihat unitnya langsung di lokasi.