| Senin - Sabtu | : | 09:00 - 20:00 WIB |
| Minggu | : | 09:00 - 21:00 WIB |
Ada banyak jenis desain rumah yang sedang populer. Mulai dari minimalis hingga tropis, setiap jenisnya punya keistimewaan masing-masing.
Jika Anda bingung menentukan mana yang paling tepat, baik dari aspek bujet, kenyamanan, maupun kebutuhan ruang, Anda perlu menyimak panduan Jakarta Garden City ini sampai tuntas agar mendapatkan gambaran yang lebih jelas.

Sederhananya, desain rumah adalah rancangan tentang bentuk dan pemanfaatan ruang di dalam rumah. Dengan kata lain, cakupan desain rumah meliputi tampilan rumah sekaligus susunan ruang dan alur aktivitas penghuninya.
Ambil contoh “rumah minimalis 2 lantai”, maka desainnya berupa bangunan dua lantai yang mengusung konsep minimalis.
Dari segi tampilan, rumah tersebut memiliki fasad sederhana, bentuk geometris, jendela berukuran besar, warna yang cenderung netral, serta sedikit ornamen. Secara keseluruhan, semua ciri tersebut dapat disebut sebagai desain rumah minimalis 2 lantai.
Sayangnya, masih banyak yang keliru menganggap desain rumah sama dengan dekorasi rumah, padahal keduanya berbeda.
Contohnya, rumah A dan rumah B memiliki ukuran yang sama, yaitu 6 × 10 meter. Rumah A punya tiga kamar tidur, tapi ruang keluarganya sempit. Rumah B memiliki dua kamar, namun ruang keluarganya jauh lebih luas, dan setiap kamar tidur memiliki jendela.
Meski nanti keduanya sama-sama dilengkapi sofa, lampu, tanaman, dan warna dinding yang cantik, perbedaan desain rumahnya sudah terlihat sejak tahap denah dan perancangan ruang.
Intinya, desain rumah berarti kegiatan merancang rumah, sedangkan dekorasi rumah berarti mempercantik rumah yang sudah dirancang.

Berikut adalah nama-nama jenis desain rumah yang sedang tren di Indonesia.
Jenis desain rumah minimalis identik dengan tampilannya yang sederhana dan fungsional. Bentuk bangunannya cenderung minim ornamen dan bergaris tegas.
Misalnya, rumah tampil dengan fasad sederhana, berwarna putih atau abu-abu, jendela geometris, dan sedikit ukiran atau hiasan. Prinsipnya, yang diperlukan saja.
Maka dari itu, minimalis tidak selalu identik dengan rumah kecil. Rumah berukuran besar pun bisa mengadopsi desain minimalis.
Jenis desain rumah modern umumnya menonjolkan fungsi dan efisiensi ruang. Material yang digunakan cenderung kekinian dan ruang-ruangnya dirancang agar tetap terhubung dengan lingkungan di sekitarnya.
Ciri yang sering muncul antara lain:
Bukaan kaca besar
Bentuk geometris
Ruang terbuka
Material seperti beton, baja, dan kaca
Penggunaan teknologi rumah seperti sistem keamanan pintar (smart security system) dan kunci pintar (smart lock)
Karena sejumlah cirinya mirip, minimalis pun bisa masuk dalam desain modern. Maka, sebuah rumah bisa termasuk dalam jenis desain rumah minimalis modern karena menggunakan prinsip desain modern sekaligus memiliki tampilan yang sederhana.
Bedanya begini: desain minimalis menyederhanakan hal-hal yang tidak perlu, sedangkan desain modern bertujuan menghadirkan rumah yang berfungsi optimal dari segi kenyamanan dan pemanfaatan ruang melalui pendekatan yang lebih kontemporer.
Untuk jenis desain rumah kontemporer, konsepnya terbilang unik lantaran tidak berpatokan pada satu aliran.
Istilah “kontemporer” sebenarnya mengacu pada sesuatu yang sedang berkembang atau ada pada masa kini.
Karena selera dan teknologi terus berubah, karakter desain kontemporer juga dapat berubah. Contohnya, rumah kontemporer dapat menggabungkan kaca, beton, kayu, bentuk geometris, permainan volume, cahaya alami, bahkan material organik.
Jadi wajar kalau rumah kontemporer sekarang bisa tampak berbeda dari yang disebut kontemporer 15 tahun mendatang.
Jenis desain rumah industrial termasuk yang paling mudah dikenali. Desainnya terinspirasi dari bangunan industri, seperti gudang dan pabrik.
Bahan konstruksi tertentu justru ditampilkan sebagai bagian dari estetika. Contohnya dinding beton atau bata ekspos, struktur logam, pipa, dan sejenisnya.
Itulah sebabnya rumah bergaya industrial sering tampil lebih kasar dan apa adanya; yang penting fungsi dasarnya sebagai tempat tinggal terpenuhi.
Agak berbeda dari empat desain lainnya, desain tropis lebih mengutamakan respons bangunan terhadap kondisi iklim tropis, mencakup panas, kelembapan, curah hujan tinggi, serta kebutuhan ventilasi dan perlindungan dari sinar matahari.
Maka, pendekatan tropis menuntut bangunan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan tropis. Penggunaan tanaman dan warna hijau hanyalah salah satu dari sekian banyak elemen desain.
Menariknya, kelima jenis desain arsitektur rumah ini sebenarnya bisa saling tumpang tindih. Maksudnya, satu rumah bisa memiliki desain minimalis tropis. Bahkan ada rumah bergaya modern kontemporer tropis sekaligus.

Dalam menentukan desain rumah, pertimbangkan hal lain selain apakah gaya itu bagus atau tidak. Pilihlah yang paling sesuai dengan gaya hidup Anda dan keluarga Anda.
Untuk menentukannya, ikuti tips berikut:
Hitung:
Jumlah penghuni rumah
Jumlah kamar tidur yang dibutuhkan
Luas ruang keluarga
Luas halaman
Luas garasi
Perhitungan ini penting karena desain yang terlihat bagus belum tentu memiliki tata letak yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Bila Anda lebih mementingkan rumah yang terasa lapang dan simpel, pendekatan minimalis selaras dengan kebutuhan tersebut. Bila Anda menyukai material yang terekspos dan karakter ruang yang lebih kasar, industrial bisa menjadi pilihan yang menarik.
Karena itu, tentukan terlebih dahulu prioritas kenyamanan Anda.
Material dan bentuk tertentu memerlukan perawatan yang berbeda. Dinding bermaterial khusus (seperti batu alam), banyak kaca, taman yang luas, atau atap dengan bentuk kompleks dapat berimbas pada peningkatan pekerjaan pemeliharaan dan biaya rumah setelah ditempati.
Ukuran dan bentuk tanah, arah datangnya matahari, posisi jalan, serta lingkungan sekitar turut menentukan desain yang tepat. Misalnya, desain tropis dapat diterapkan jika Anda ingin memaksimalkan ventilasi alami dan mengurangi panas matahari yang masuk ke dalam rumah.
Desain rumah juga menentukan besar-kecilnya biaya:
Material,
Instalasi,
Perawatan,
Renovasi, dan
Tagihan listrik.
Maka dari itu, desain yang terlihat sederhana pun belum tentu otomatis paling murah bila materialnya mahal dan membutuhkan perawatan rutin, misalnya.

Jakarta Garden City Modernland
Apabila Anda tidak ingin ribet menimbang hal-hal tersebut satu per satu, pilihan praktisnya adalah memilih Vastu yang mampu memenuhi kebutuhan Anda akan hunian bergaya, sekaligus fungsional dan nyaman.
Unit-unit Vastu mengusung desain modern minimalis, dengan permainan garis vertikal-horizontal, atap datar, warna bernuansa bumi, serta bukaan jendela yang luas.
Bukan hanya tampak luarnya, interiornya pun estetis dengan perhatian pada tata ruang, efisiensi ruang, bukaan, pencahayaan alami, dan sirkulasi udara.
Lalu ada pula keunggulan lain dari cluster ini yang bisa Anda nikmati, di antaranya:
Lokasinya sangat dekat dengan fasilitas di kawasan JGC.
Lingkungan cluster terasa lapang dengan lebar jalan sekitar 8 meter dan dilengkapi taman yang luas.
Ada sistem satu gerbang dengan keamanan 24 jam.
Terdapat clubhouse di dalam cluster di samping area terbuka dan taman bermain anak.
Jika jenis desain rumah inilah yang selama ini Anda cari, hubungi kami untuk mengatur jadwal kunjungan dan melihat langsung rumah contoh sesuai tipe yang Anda inginkan.