| Senin - Sabtu | : | 09:00 - 20:00 WIB |
| Minggu | : | 09:00 - 21:00 WIB |
Memilih kawasan hunian masa kini menuntut pertimbangan yang jauh lebih komprehensif daripada sekadar memperhatikan desain rancang bangun fisik rumah. Ketersediaan ruang terbuka hijau perumahan (RTH) di lingkungannya juga wajib diperhatikan. Mengapa demikian?
Ekosistem hijau di sekitar hunian akan memberikan dampak pada kesehatan fisik, psikologis, bahkan stabilitas nilai aset di masa depan. Karenanya, hunian dengan pilihan ruang terbuka hijau tidak boleh Anda lewatkan.
Untuk lebih jelasnya, mari bahas lebih dalam seberapa besar pengaruh RTH terhadap kualitas hidup dan nilai properti Anda di sini!

Sumber: AI-generated
Apa itu RTH dalam perumahan? RTH adalah ruang terbuka hijau yang sengaja disediakan oleh pengembang sebagai lahan resapan air dan zona hijau bagi warga.
Ruang terbuka hijau meliputi apa saja yang mendukung fungsi ekologis dan sosial, mulai dari taman bermain, jalur pedestrian dengan pepohonan rindang, hutan mini, hingga lapangan hijau terbuka.
Berikut adalah beberapa manfaatnya:
Kehadiran pepohonan yang rimbun di area perumahan berperan sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal Anda.
Tanaman-tanaman tersebut akan bekerja secara aktif menyerap polusi dan gas karbon dioksida yang terbawa oleh udara di sekitar. Sebagai gantinya, dedaunan hijau ini akan secara konsisten melepaskan oksigen segar yang melimpah.
Hasilnya, kualitas udara di lingkungan perumahan menjadi jauh lebih bersih dan tentunya lebih menyehatkan saat Anda hirup bersama keluarga setiap harinya.
Setelah seharian lelah bergelut dengan rutinitas dan tekanan pekerjaan, Anda tidak perlu repot bepergian jauh dari rumah untuk mencari ketenangan.
Cukup dengan meluangkan waktu sejenak untuk duduk bersantai, menghirup udara segar, dan menikmati pemandangan alam di kawasan perumahan sendiri. Beban pikiran akan berangsur reda dan tubuh pun kembali rileks.
Ruang terbuka hijau pada umumnya telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti jalur pejalan kaki yang asri, lapangan olahraga, dan taman perumahan.
Ketersediaan fasilitas-fasilitas ini secara otomatis akan memotivasi Anda untuk lebih rutin berolahraga. Anda dapat leluasa melakukan aktivitas fisik seperti jogging atau bersepeda tanpa gangguan, sehingga kesehatan dan kebugaran tubuh akan senantiasa terjaga.
Keberadaan pohon-pohon rindang di ruang terbuka hijau berfungsi sebagai kanopi alami yang efektif menghalangi teriknya sinar matahari agar tidak langsung menyengat permukaan jalan maupun bangunan.
Perlindungan ini secara perlahan akan membentuk iklim mikro yang jauh lebih teduh di area kawasan hunian Anda. Alhasil, lingkungan tempat tinggal akan senantiasa terasa lebih sejuk, nyaman, dan membebaskan Anda dari rasa gerah yang mengganggu, bahkan saat cuaca di siang hari sangat panas sekalipun.
Hamparan pohon, semak, dan tanaman lain akan bertindak seperti dinding penghalang suara alami. Polusi suara dari area lain, seperti jalan raya utama, akan teredam sebelum mencapai rumah Anda. Lingkungan rumah menjadi lebih tenang dan nyaman untuk beristirahat.
6. Sarana untuk Memperkuat Interaksi Sosial
Banyak yang mungkin bertanya: RTH perumahan milik siapa? Jawabannya tentu saja milik seluruh penghuni kawasan tersebut.
Karena merupakan fasilitas bersama, taman komunal ini menjadi titik kumpul yang sangat ideal dan menyenangkan bagi warga. Kehadiran area terbuka ini secara alami akan membuka ruang interaksi antar tetangga, sehingga efektif mendorong terciptanya komunitas lingkungan yang solid, rukun, dan saling mengenal.
Manfaat ruang terbuka hijau lainnya adalah meminimalkan risiko banjir. Area tanah terbuka menyediakan ruang resapan yang memadai untuk menampung air hujan. Tidak akan ada permasalahan genangan yang berpotensi memicu banjir di lingkungan Anda.
Bagi yang memiliki anak kecil, ruang terbuka hijau akan menjadi sarana yang baik untuk melatih sensorik dan motorik kasar anak.
Interaksi langsung dengan tumbuhan di taman perumahan, seperti menyentuh daun, merasakan rumput, hingga melihat pepohonan, akan memberikan rangsangan positif yang tidak didapatkan di dalam rumah.

Sumber: Website @JakartaGardenCity
Selain memberikan manfaat langsung bagi kenyamanan penghuni, ruang terbuka hijau juga berkaitan erat dengan nilai properti di masa depan.
Sejumlah kajian menunjukkan bahwa keberadaan taman atau area hijau mampu mendorong kenaikan harga jual hunian hingga 19,2% dibandingkan kawasan tanpa ruang hijau.
Belum lagi dari sisi estetika. Di tengah lahan hijau yang kian terbatas, keberadaan ruang terbuka hijau di dalam sebuah kawasan perumahan menjadi nilai tambah tersendiri. Menjadikannya lebih menarik dan bernilai di mata calon pembeli.

Sumber: Website @JakartaGardenCity
Ruang terbuka hijau di Kota Administrasi Jakarta Timur saat ini hanya berkisar 4,65% dari total wilayah, angka yang masih jauh dari ideal,[2] mengingat kebutuhan akan ruang hijau justru terus meningkat seiring pesatnya pembangunan di Jakarta.
Menjawab kondisi tersebut, Jakarta Garden City hadir dengan konsep ruang terbuka hijau seluas 60% dari total kawasan.
Tersedia 1,25 hektar taman hijau dan rindang, taman kota, taman yoga, hingga taman tematik. Dilengkapi dengan lintasan jogging sepanjang 400 meter yang bisa dinikmati keluarga Anda. Dan, fasilitas tambahan lainnya seperti lapangan tenis, lapangan basket dan kolam renang.
Belum lagi jalur pedestrian yang teduh, serta ruang komunal yang tersebar di seluruh kawasan. Dengan semua ini, JGC menghadirkan pengalaman tinggal yang berbeda. Udara lebih segar, ruang interaksi sosial yang hangat, hingga potensi kenaikan nilai investasi properti di masa mendatang.
Jika Anda sedang mencari hunian dengan konsep ruang terbuka hijau perumahan yang terencana dan terintegrasi, kami siap menjadi solusi. Hubungi tim kami untuk informasi lengkap serta pilihan unit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.