| Senin - Sabtu | : | 09:00 - 20:00 WIB |
| Minggu | : | 09:00 - 21:00 WIB |
Setiap hari, jutaan penduduk urban menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk pergi ke kantor, sekolah, atau tempat berbelanja. Kondisi ini menyebabkan kelelahan fisik dan mental, bahkan sebelum aktivitas utama dimulai. Di sini, konsep 15-minute city dapat menjadi solusi.
Konsep ini menawarkan kawasan tempat seluruh kebutuhan harian Anda dapat dijangkau dalam waktu singkat. Tempat kerja, sekolah, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan dapat Anda capai cukup dengan berjalan kaki atau bersepeda.
Artikel ini akan membahas lebih dalam bagaimana konsep ini bekerja, manfaatnya, dan dampaknya bagi Anda.
Konsep 15-minute city adalah sistem penataan ruang yang memungkinkan seluruh kebutuhan harian dapat dijangkau hanya dalam 15 menit. Gagasan ini dicetuskan oleh Carlos Moreno, profesor dari Sorbonne University, pada 2016 untuk mewujudkan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan dan berpusat pada kenyamanan manusia.
Penerapannya menggunakan sistem zonasi campuran, hunian, tempat kerja, sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat rekreasi disatukan dalam satu kawasan, didukung infrastruktur ramah pejalan kaki dan pesepeda.
Tujuan utamanya:
Emisi karbon berkurang, lingkungan lebih sehat
Waktu perjalanan lebih singkat, minim kemacetan
Kualitas hidup meningkat, mobilitas lebih efisien
Tinggal di kawasan yang menerapkan konsep ini memberikan banyak keuntungan langsung bagi Anda penghuninya.
Berikut beberapa manfaat utamanya:
Sekolah, supermarket, klinik, tempat hiburan, hingga ruang terbuka hijau tersedia dalam jarak dekat. Anda tidak perlu keluar kawasan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar. Semua bisa Anda jangkau dalam hitungan menit.
Jarak tempuh yang pendek secara otomatis mengurangi waktu perjalanan harian serta biaya transportasi umum atau pembelian BBM. Anda bisa memiliki lebih banyak waktu untuk bersantai atau melakukan hal-hal produktif lainnya. Sementara itu, uang transportasi bisa Anda gunakan untuk kebutuhan lain.
Ketika sekolah, tempat kerja, pusat belanja, fasilitas kesehatan, dan ruang publik berada lebih dekat, Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk bepergian. Waktu yang sebelumnya digunakan untuk perjalanan dapat Anda alihkan untuk beristirahat, berkumpul bersama keluarga, atau melakukan aktivitas lain.
Selain itu, kebiasaan berjalan kaki dan bersepeda membuat masyarakat lebih aktif secara fisik.
Udara yang lebih bersih, akses terhadap makanan sehat, ruang terbuka hijau yang berkualitas, serta interaksi yang lebih sering dengan tetangga juga dapat mendukung kesehatan mental dan mengurangi rasa kesepian.
Kawasan dengan konsep 15-minute city umumnya memiliki lalu lintas kendaraan yang lebih terkendali. Penghuni, seperti anak-anak dan lansia, dapat beraktivitas dengan lebih aman.
Selain itu, aktivitas warga yang lebih banyak berlangsung di sekitar lingkungan akan menciptakan pengawasan sosial secara alami. Hasilnya, lingkungan terasa lebih aman.
Penerapan konsep ini akan membawa banyak perubahan dalam kehidupan Anda, termasuk:
Di kawasan perkotaan yang padat, waktu perjalanan menuju tempat kerja dapat memakan waktu 1-2 jam dalam sekali perjalanan.[1] Dengan konsep 15-minute city, jarak yang lebih dekat membuat waktu yang sebelumnya banyak tersita untuk menghadapi kemacetan atau menunggu transportasi umum dapat dikurangi.
Waktu tersebut kemudian bisa Anda gunakan untuk menyelesaikan lebih banyak pekerjaan, beristirahat, berolahraga, atau menikmati waktu bersama keluarga.
Dengan jarak antarfasilitas yang lebih dekat, Anda tidak perlu bergantung pada transportasi umum atau kendaraan pribadi untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Anda bisa berjalan kaki dengan santai untuk mencapai tujuan. Lebih hemat dan lebih sehat untuk tubuh.
Perjalanan panjang ke tempat kerja yang memakan waktu lebih dari satu jam memiliki kaitan erat dengan tingginya tingkat depresi sebesar 16%.
Dengan waktu tempuh yang lebih singkat, konsep ini memberikan dampak langsung terhadap perbaikan keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi Anda. Stres akibat lalu lintas berkurang drastis, sehingga menyisakan ruang dan waktu yang jauh lebih leluasa untuk kehidupan pribadi dan keluarga Anda.
Jakarta Garden City mengadopsi semangat konsep 15-minute city dan one-stop living yang memudahkan penghuni memenuhi kebutuhan tanpa harus bepergian jauh.
Dalam satu kawasan, Anda akan memperoleh:
Kawasan Komersial Terpadu: Hunian yang dekat dengan AEON Mall dan IKEA.
Fasilitas Pendidikan dalam Kawasan: Golden Baby School, Sekolah Global Mandiri, Singapore Intercultural School.
Sarana Ibadah Lengkap: Fasilitas bagi komunitas Muslim, Buddha, dan Kristen.
Layanan Kesehatan Standar Internasional: Mayapada Hospital, berlokasi di dekat kawasan hunian.
Beragam Pilihan Kuliner: McDonald's, Pizza Hut, Bebek Kaleyo, Rumah Makan Sederhana, dan banyak lagi.
Rekreasi dan Gaya Hidup: Clubhouse seluas 3,7 hektar, kolam renang untuk anak-anak dan balita, lapangan tenis, lapangan basket 3-on-3, taman bermain, gym, dan sauna.
Semua fasilitas ini dijamin aman dengan sistem keamanan berlapis, mencakup penjagaan di gerbang utama kawasan maupun gerbang klaster hunian, CCTV di lokasi-lokasi strategis, patroli rutin, serta penerapan one-gate system untuk kontrol akses yang lebih ketat.
Menjadikan konsep 15-minute city sebagai prioritas saat memilih tempat tinggal merupakan langkah cerdas untuk memastikan kualitas hidup di masa depan. Kini, pengalaman itu bisa Anda rasakan di Jakarta Garden City. Hubungi tim kami dan temukan hunian yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.