Jenis properti rumah tapak nilainya terus menjulang setiap tahun. Karena alasan itu, rumah pun menjadi investasi yang kebal terhadap inflasi yang banyak didamba-damba orang. Namun, generasi Milenial yang baru pertama kali mau beli rumah belum tentu mengerti rumah ideal itu bagaimana.
Apa saja tolak ukur yang harus dijadikan pertimbangan? Bila Anda juga masih bingung, simak uraian lengkap di bawah ini.
Guna menjawab pertanyaan rumah yang ideal itu seperti apa, Anda bisa menilainya dari faktor-faktor di bawah ini.
Lokasi adalah faktor teratas yang akan memengaruhi kenyamanan hunian dan nilai aset Anda ke depan. Soal arsitektur atau luas rumah masih bisa Anda sesuaikan kembali, tetapi posisi rumah ideal? Jelas tidak bisa diubah.
Maka dari itu, pikirkan baik-baik pertanyaan-pertanyaan ini sewaktu melihat-lihat rumah di pasaran:
Apakah rumah ini dekat dengan tempat kerja, sekolah, pusat perbelanjaan, dan rumah sakit?
Bagaimana akses transportasi umumnya?
Siapa tetangga di sekitar? Apakah ramah keluarga?
Kondisi dan struktur bangunan adalah pilar utama sebuah rumah. Jika pada bagian-bagian ini ada masalah, maka kenyamanan, keselamatan, bahkan harga properti Anda bisa menjadi taruhannya.
Gunakan checklist di bawah ini untuk memeriksa rumah yang Anda incar.
Kapan rumah dibangun
Kapan renovasi terakhir dilakukan
Kondisi fasad
Kondisi tangga
Tanda-tanda kebocoran atau jamur pada pintu, jendela, dinding, dan atap
Instalasi listrik dan pipa ledeng
Seperti apa ukuran rumah paling ideal? Menurut survei terhadap pembeli Milenial, rupanya yang diburu bukan sekadar rumah berukuran besar, tetapi rumah dengan tata letak yang bisa diubah-ubah sesuai keperluan.[1]
Open layout dengan ruang multifungsi sudah menjadi kebutuhan pokok di zaman yang serbacepat seperti sekarang. Pasalnya, susunan rumah seperti ini amat cocok dengan gaya hidup yang aktif dan dinamis, di mana Anda bisa bekerja dan sekaligus beristirahat di rumah.
Cahaya dan ventilasi penting tak hanya untuk faktor kesehatan, tetapi juga supaya rumah terasa nyaman.
Maka dari itu, cek apakah properti itu terang atau suram. Selain itu, periksa juga aliran udaranya. Rumah bebas jamur dan zat berbahaya seperti asbes adalah harga mati.
Jangan remehkan teras atau halaman belakang walaupun tidak luas. Sebab outdoor space juga merupakan elemen rumah yang esensial, apalagi jika Anda ingin punya hewan piaraan atau berencana mengasuh anak.
Punya lahan hijau terbuka semacam ini juga bagus untuk menciptakan keseimbangan hidup di tengah hiruk-pikuk perkotaan.
Ketika memutuskan membeli rumah, Anda harus berpikir bukan untuk hari ini saja, tetapi juga untuk 5-10 tahun ke depan. Maka, amati peluang untuk merenovasi rumah.
Apakah ruang tamu yang terlalu besar dapat dipasangi pembatas untuk menjadi kamar tidur ekstra? Apakah ada akses ke halaman yang bisa dibangun?
Dengan begitu, rumah ini bisa bertumbuh mengikuti keperluan Anda dan keluarga di masa mendatang.
Yang tidak kalah penting adalah biaya. Idealnya, Anda harus punya sekitar 20% uang muka dari total harga properti sebagai jaminan awal, plus dana cadangan untuk biaya tak terduga.
Jangan lupa, selain harga rumah, ada biaya notaris, bea balik nama, biaya agen, dan biaya pemeliharaan bulanan (untuk unit apartemen atau rumah susun).
Jika harga rumah yang Anda dambakan melebihi kemampuan finansial, dapatkan persetujuan KPR lebih awal sebelum menandatangani kontrak.
Mengacu pada hal-hal di atas, bisa dirumuskan bahwa gambaran rumah yang ideal itu adalah seperti di bawah ini:
Luas rumah ideal minimal 12 m² per orang yang menempati
Memiliki tinggi plafon minimal 2 m di semua ruang huni (ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur)
Memiliki luas minimal 6,5 m² setiap ruang huni dengan dimensi satu sisi minimal 2 m
Mendapatkan sinar matahari langsung masuk ke dalam ruangan minimal 1 jam per hari
Memiliki jendela dengan luas total minimal 8% dari luas lantai setiap ruangan, dan luas jendela yang bisa dibuka minimal 4% dari luas lantai
Memiliki jarak lubang ventilasi dari sumber polutan minimal 3 m
Bercahaya dengan tingkat pencahayaan buatan menyesuaikan kebutuhan spesifik setiap ruang
Menggunakan lampu dengan suhu warna hangat (2700–3000K) untuk ruang tamu, keluarga, kamar tidur, dan ruang makan, serta suhu warna netral (3500–4000K) untuk dapur dan ruang kerja)
Menggunakan dinding kedap air di area pancuran kamar mandi
Menggunakan sumber energi terbarukan dan material rendah emisi
Memiliki akses air minum yang aman
Memiliki sistem pengelolaan air limbah dan sanitasi yang baik
Tahap terhadap perubahan iklim dan bencana
Mendukung transportasi publik
Memiliki tingkat kriminalitas yang minimal
Menyediakan akses mudah ke fasilitas umum
Memiliki ruang terbuka hijau
Berada di lingkungan yang ramah pejalan kaki serta mendukung gaya hidup dan nilai-nilai pribadi
Lantas, apa perlunya Anda mengetahui semua ini sebelum memiliki tempat tinggal? Apa pentingnya menempati hunian yang sehat dan ideal?
Jawaban pendeknya: penting sekali.
Jawaban panjangnya: Karena rumah berdampak secara langsung terhadap kesehatan badan dan pikiran Anda.
Faktanya, manusia menghabiskan lebih banyak waktu di dalam rumah daripada di luar rumah. Maka, setiap sudut kecil rumah Anda setiap harinya sedang memengaruhi kondisi kesehatan fisik dan mental Anda.
Oleh karena itu, desain rumah ideal bisa menjauhkan Anda dari penyakit maupun stres.
Selain untuk kesehatan keluarga, rumah yang bagus juga menjamin kenyamanan Anda bertahun-tahun ke depan.
Boleh saja Anda memilih rumah berdasarkan eksteriornya. Tetapi, jangan lupakan juga interiornya. Keduanya wajib seimbang guna mengamankan investasi terbesar dalam hidup Anda.
Setelah melihat sederet ciri dan faktor di atas, sangat wajar jika Anda merasa kewalahan menentukan pilihan. Meskipun Anda sudah mantap mengenai konsep rumah idaman, mungkin Anda kesulitan memilih unit-unit yang tersedia di pasar.
Daripada berlarut-larut, bidik saja Jakarta Garden City, jawaban terbaik bagi Anda yang mendambakan hunian ideal di Jakarta Timur dengan lingkungan yang tertata apik.
Kota mandiri dengan konsep “eco township” ini sangat mendukung kondisi lingkungan ideal yang Anda cari:
Terdapat AEON Mall, IKEA, sekolah internasional, dan rumah sakit.
Akses langsung menuju Tol Cakung Timur yang memudahkan perjalanan ke pusat kota.
Lingkungan hijau dan antibanjir karena adanya sistem danau penampung air, serta dilengkapi dengan taman dan trek jogging.
Sistem keamanan 24 jam.
Harga rumah ideal di sini bervariasi antara Rp1-2 miliar. Sepadan dengan fasilitas bertaraf dunia yang membuat hari-hari Anda penuh kenyamanan.
Tak sabar untuk mengintip calon rumah ideal Anda di JGC? Atur kunjungan dengan hubungi kami untuk melihat-lihat unit siap huni terbaik.
| Senin - Sabtu | : | 09:00 - 20:00 WIB |
| Minggu | : | 09:00 - 21:00 WIB |