| Senin - Sabtu | : | 09:00 - 20:00 WIB |
| Minggu | : | 09:00 - 21:00 WIB |
Dengan rumah minimalis 2 lantai Anda bisa menikmati dua keuntungan sekaligus, yaitu menempati hunian layak tinggal di kawasan urban dan memiliki aset bernilai ekonomi. Jika Anda menginginkan keduanya, Jakarta Garden City menyediakan cluster khusus yang patut Anda pertimbangkan.
Berikut informasi selengkapnya mengenai cluster pilihan ini.
Tidak hanya sebagai jawaban atas kebutuhan tempat tinggal di perkotaan, desain rumah minimalis 2 lantai juga layak Anda lirik sebagai instrumen investasi yang menjanjikan.
Masalah utama hunian di Jakarta adalah sempitnya lahan. Sementara kebutuhan ruang tak pernah berhenti bertambah. Maka, bangunan rumah minimalis 2 lantai menjadi solusi perumahan yang praktis.
Dengan memanfaatkan ketinggian, lahan 60-120 m² tetap mampu menampung 3-4 kamar tidur, ruang keluarga, dapur, dan ruang kerja secara optimal. Setiap ruangan terasa cukup luas dan tidak terasa sesak. Dengan pendekatan ini, setiap jengkal lahan dapat difungsikan secara lebih optimal.
Biaya pembangunan per meter memang naik sedikit karena memerlukan konstruksi yang lebih kokoh. Namun, adanya penghematan dari harga tanah membuat keseluruhan biaya properti lebih ekonomis dibandingkan membeli rumah 1 lantai dengan luas tanah yang lebih besar.
Di luar penghematan lahan, ada juga keuntungan fungsional yang tak kalah penting, yaitu zonasi ruang yang terbagi dengan jelas. Misalnya, lantai bawah dapat difungsikan sebagai ruang publik, seperti ruang tamu, dapur, dan ruang makan.
Sementara lantai kedua seluruhnya menjadi zona privat, berisi kamar tidur dan ruang keluarga. Dengan pemisahan ini, privasi lebih terlindungi dan suasana rumah terasa lebih nyaman.
Dari sisi investasi, rumah ini memiliki beberapa keistimewaan yang membuatnya diminati.
Pertama, apresiasi nilai jual properti 2 lantai cenderung lebih tinggi dibandingkan rumah 1 lantai di lokasi yang sama. Estetika modern dan fungsi ruang yang lebih matang menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli berikutnya.
Selain itu, pembidik pasar tidak sempit, meliputi keluarga baru hingga investor yang mengincar aset jangka panjang. Adanya permintaan yang ajeg ini memperkuat kemungkinan apresiasi nilai properti secara berkelanjutan, apalagi di lokasi yang memiliki infrastruktur dan fasilitas publik yang lengkap.
Kedua, denah rumah minimalis 2 lantai memberi keleluasaan tata ruang yang menguntungkan untuk masa depan. Lantai atas bisa disesuaikan fungsinya sesuai kebutuhan keluarga, seperti menambah kamar tidur atau menyewakan salah satu ruangan.
Sifat adaptif ini memastikan nilai guna aset tetap cukup dengan perubahan ringan.
Florence Village menjadi salah satu cluster di Jakarta Garden City yang menawarkan kedua manfaat tadi. Hal itu terlihat dari desain dan tata kawasannya.
Florence Village mengusung pendekatan desain yang realistis untuk gaya hidup masa kini. Prioritasnya adalah fungsi. Maka, alokasi ruang dibuat seefisien mungkin supaya tidak ada bagian rumah yang sia-sia.
Lebih lanjut, tipe unit berupa rumah bertingkat 2 di atas tanah seluas 50 m² dengan total luas bangunan 57 m². Terdapat 3 kamar tidur dan 3 kamar mandi.
Menariknya, meskipun ukuran bangunan terbilang compact, desain carport-nya cukup untuk dua mobil. Hal ini menunjukkan perhatian nyata terhadap kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Dari segi fasad rumah minimalis 2 lantai ini, konsep desainnya sederhana dan kontemporer untuk menjawab tren pasar masa kini, terutama kalangan muda yang cenderung mengapresiasi tampilan yang tertata.
Secara umum, eksterior rumah minimalis 2 lantai ini mengedepankan guratan tegas dan bentuk geometris yang menjadi ikon gaya minimalis kekinian. Tampangnya memberi kesan fresh dan sesuai dengan gaya hidup urban masa sekarang.
Yang patut dicatat, eksterior ini juga memberikan efek nyata terhadap nilai pasar. Pengaruhnya tidak terbatas pada minat pembeli, tetapi juga pada aspek finansial. Hunian dengan fasad yang menarik memiliki banderol jual yang lebih tinggi.
Selain itu, rumah dengan eksterior yang apik cenderung lebih cepat laku di pasar. Jadi, kesukaan pembeli terhadap keindahan fasad turut menentukan besaran harga transaksi.
Bila dikaitkan dengan Florence Village, rancangan eksteriornya yang minimalis dan modern sejalan dengan tren pasar saat ini.
Di satu sisi, model ini menjawab selera masa kini yang mendambakan tampilan yang rapi. Di sisi lain, dengan mengusung konsep yang sedang populer, secara tidak langsung itu turut menjaga daya tarik lingkungan serta prospek harga properti ke depan.
Dari sisi akses, Florence Village berada di kawasan yang terencana dengan cukup matang untuk menunjang mobilitas harian.
Pertama, lokasi Jakarta Garden City yang menjadi tapak Florence Village memiliki pintu keluar langsung menuju Tol Cakung Timur. Ini berarti terkoneksi dengan Tol JORR dan tol perkotaan.
Dengan kemudahan tol tersebut, perjalanan ke berbagai sudut Jakarta menjadi lebih terprediksi, misalnya, 10 menit saja ke Kelapa Gading, yang relatif efisien untuk standar lalu lintas ibu kota.
Kedua, karena masuk dalam satu kawasan terpadu, jarak tempuh ke berbagai fasilitas sangat dekat. Di lokasi yang sama, terdapat AEON Mall, IKEA, SPBU Shell, sekolah internasional, dan rumah sakit. Jadi, kebutuhan berbelanja, menimba ilmu, dan berobat di kawasan tersebut sudah cukup terlayani.
Soal transportasi umum, terdapat berbagai jalur bus seperti JAK110A, JAK27, dan T30, dan halte terdekat terletak di Jalan Lake Garden Boulevard, sekitar 12–17 menit berjalan kaki dari area tersebut.
Melihat spesifikasi dan berbagai kelebihannya, berapa harga rumah minimalis 2 lantai ini? Pada peluncuran perdana, unit Florence Village dibanderol mulai dari Rp900 jutaan. Harga tersebut tergolong kompetitif di pasar Jakarta.
Berdasarkan sambutan pasar, fase pertama dengan 150 unit langsung terserap dengan cepat, bahkan 80% di antaranya laku dalam 24 jam pertama sejak peluncuran. Di tahap kedua, banderol naik tipis, tetapi antusiasme pembeli masih tinggi, tercermin dari angka penjualan 14% yang menandakan pasar menyambut hal tersebut dengan positif.
Sebagai perbandingan, di lokasi lain di Jakarta Timur, rumah 2 lantai dengan spesifikasi yang kurang lebih sama dihargai sekitar Rp1,15 miliar hingga lebih dari Rp1,8 miliar. Sementara itu, di wilayah sekitar Jakarta Garden City, rentang harganya mencapai Rp1,45–2,92 miliar.
Maka, harga mulai Rp900 jutaan itu menjadikan Florence Village cukup mumpuni dalam persaingan harga, lebih-lebih bila menilik keuntungan dari kawasan yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas.
Tak mau ketinggalan beragam manfaat ini? Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan rumah minimalis 2 lantai idaman, serta konsultasi terkait kebutuhan dan kesiapan dana Anda.